-

Rabu, 30 Juni 2021

Tugas Identitas Mahasiswa Dikpus KAT ITB 2021

Nama           : Thoriq Waldri

NIM              : 16720263

Jurusan        : Teknik Fisika Angkatan 2020

Kelompok     : 21



Sebagai seorang mahasiswa, kita tidak hanya dituntut untuk fokus menuntut ilmu secara formal, tetapi juga harus mengenali dan peduli terhadap lingkungan di sekitar kita. Kita juga harus menyadari bagaimana posisi, potensi dan peran kita di dalam bermasyarakat. Aku telah melakukan observasi tentang kondisi lingkungan tempat aku tinggal. Aku tinggal di Kota Duri, Provinsi Riau. Terkhusus di daerah tempat aku tinggal, aku menemukan 1 permasalahan yang sudah terjadi beberapa bulan lalu dan 1 lagi permasalahan yang sedang terjadi sekarang. Permasalahan pertama yang telah terjadi beberapa bulan yang lalu yaitu terkait pembangunan menara BTS di tengah pemukiman tempat aku tinggal. Pada saat itu, diadakan rapat oleh ketua RT setempat untuk mendiskusikan sekaligus meminta persetujuan masyarakat setempat. Namun, sempat terjadi perdebatan.

Saat itu, kebanyakan warga menyetujui pembangunan menara tersebut. Namun, ada sedikit warga yang tidak setuju, karena mereka tahu bagaimana dampak radiasi yang dipancarkan menara BTS bagi kesehatan. Kebanyakan warga yang setuju, karena mereka tidak tau efek sampingnya dan mereka juga diiming-imingi uang. Untuk itu, sebagai seorang mahasiswa, aku harus menyadari posisi aku sebagai bagian dari masyarakat yang harus peduli akan hal ini, karena akan berdampak sangat krusial bagi lingkunganku. Kemudian, aku juga harus menyadari potensi yang aku miliki, dimana aku mungkin lebih paham teknologi, lebih mudah mendapatkan informasi di internet, dan wawasanku yang cukup memadai dibandingkan dengan masyarakat setempat yang mungkin beberapa dari mereka gagap teknologi dan mungkin kurang mendapatkan informasi yang cukup. Oleh karena itu, aku harus berperan untuk mensosialisasikan bagaimana dampak gelombang radiasi yang dipancarkan oleh menara BTS terhadap kesehatan masyarakat sekitar. Kebanyakan masyarakat di pemukimanku juga sudah lumayan tua, jadi tentunya  akan sangat rentan jika terkena radiasi secara terus menerus, ditambah lagi lokasi menara yang tepat berada di tengah pemukiman. Pada akhirnyapun, pembangunan menara tersebut tidak jadi, karena tidak disetujui oleh seluruh masyarakat setempat.

Kemudian permasalahan kedua yang terjadi di lingkunganku, yaitu banyaknya kejadian pencurian. Kejadian ini memang sudah sangat meresahkan masyarakat. Biasanya yang dicuri adalah buah-buahan, ayam, bahkan sepeda motor. Setelah banyaknya pencurian yang terjadi, Masyarakat setempat pun sepakat untuk mengadakan ronda malam secara rutin dan dilakukan secara bergiliran.  Disini, aku harus menyadari posisi aku sebagai masyarkat yang juga dituntut harus peduli terhadap kasus ini. Kemudian, dengan potensi yang aku miliki, peran yang ahrus aku lakukan mungkin bisa dengan merangkul mahasiswa atau anak-anak muda setempat untuk ikut berperan aktif dalam menyelesaikan persoalan ini, seperti aktif mengikuti ronda malam. Selain itu, aku juga bisa mengusulkan kepada ketua RT untuk mengadakan sosialisasi kepada masyarakat terkait pencegahan terhadap aksi pencurian.

Setelah menjalani beberapa hari kegiatan Dikpus ini, aku merasa lebih paham lagi apa itu “Mahasiswa” dan apa saja tanggung jawabnya. Semoga setelah kegiatan ini selesai, aku berharap banyak manfaat yang aku dapatkan yang bisa diterapkan di kehidupan sehari-hari.


#PoPoPe Mahasiswa

#KATITB2021

Senin, 21 September 2020

Analisis VUCA pada Krisis Iklim

Nama        : Thoriq Waldri

NIM          : 16720263                             

Fakultas    : FTI-G Angkatan 2020 

 

Sebelum membahas lebih lanjut tentang analisis VUCA terhadap krisis iklim, mari bersama-sama kita simak video tentang VUCA.


 Jadi, VUCA adalah suatu konsep yang menggambarkan sifat perubahan yang sedang dan akan dihadapi dunia. Dengan katalain, VUCA ini yang kita jadikan sebagai acuan dalam menghadai tantangan saat ini maupun tantangan di masa depan nantinya. VUCA ini merupakan singkatan dari Volatility (keadaan yang cenderung berubah secara tiba2 atau fluktuatif), Uncertainty (gambaran besarnya tidak atau informasinya tidak lengkap), Complexity (keterhubugan setiap komponen dengan komponen lainnya dalam suatu sistem), dan Ambiguity (memiliki banyak pengertian atau pemahaman).

Secara umum, krisis iklim sekarang ini disebabkan oleh efek gas rumah kaca, dimana gas rumah kaca ini sebenarnya berfeungsi untuk memerangkap sinar matahari sehingga panas matahari dapat dirasakan oleh manusia di bumi. Tentunya ini bertujuan untuk menajaga suhu di bumi agar tetap stabil. Jika tidak ada gas rumah kaca ini sudah pasti bumi akan membeku dan tidak akan ada kehidupan di bumi. Namun semenjak 200 tahun terakhir ini, terjadi perubahan pada kondisi, perilaku, pemikiran, dan kebutuhan manusia. Dimana sejak itu, muncul industri perminyakan dan pertambangan, kendaraan bermotor, industri pertanian dan peternakan modern, dan lain sebagainya. Inilah yang menyebabkan melimpahnya gas-gas rumah kaca akibat emisi karbon dari kegiatan-kegiatan manusia tersebut.

Berikut analisis VUCA pada krisis iklim yang terjadi saat ini.  

 

Oleh karena itu, ada beberapa upaya yang dapat kita lakukan untuk menyelesaikan masalah ini, yaitu :

1.     Dimulai dari diri sendiri dulu dengan menumbuhkan rasa peduli terhadap lingkungan sekitar.

2.    Selalu menambah wawasan tentang masalah krisis iklim ini, seperti apa saja penyebabnya dan apa saja dampaknya. Dengan demikian, akan membuat kita semakin paham apa yang selanjutnya akan kita lakukan untuk mengatasi masalah krisis iklim ini.

3.     Memulai tindakan-tindakan dengan berpikir kritis. Tindakan yang kita lakukan bisa dari yang paling sederhana, seperti membuang sampah pada tempatnya, tidak membakar sampah, dan menggurangi penggunaan kendaraan bermotor berbahan bakar karbon. Mungkin untuk sekarang ini, sudah ditemukan kendaraaan bermotor bertenaga listrik dan ini merupakan salah satu upaya yang sangat bagus dalam mengurangi emisi karbon.

4.    Terakhir, kita saling mengajak orang-orang disekitar kita untuk bersama-sama melakukan tindakan yang dapat menyelesaikan masalah krisis iklim ini

 

#TantanganMasaDepan

#DuniaVUCA 

#OSKMITB2020 

#TerangKembali